5 September 2007, Iron Maiden mengumumkan “Somewhere Back in Time World Tour. Setlist tur mereka terdiri dari kesuksesan mereka di era 80an, dengan menekankan pada era Powerslave untuk disain dan set panggung. Tur itu dimulai dari Mumbai, India, pada Februari 2008; dimana Iron Maiden main di hadapan hampir 30.000 orang. Bagian pertama dari tur terdiri dari 24 konser di 21 kota, keliling lebih dari 50.000 mil dengan pesawat pribadi “Ed Force One”. Mereka main untuk pertama kalinya di Costa Rica dan Kolombia, dan juga pertama kalinya lagi di Australia sejak terakhir kali mereka main di sana tahun 1992.12 May, Iron Maiden merilis album kompilasi baru yang berjudul Somewhere Back in Time.
Pada musim semi 2006, Iron Maiden merilis A Matter of Life and Death. Yang mana album ini bukanlah album-konsep, dengan perang dan agama adalah tema yang diulang-ulang dalam lirik-liriknya, sejelas yang tergambar di sampul albumnya. Tur yang sukses mengikuti perilisan album tersebut, yang mana mereka memainkan semua lagu dari album baru itu; meski respon penggemar terhadap hal ini beragam.Iron Maiden merekam sebuah live session di Abbey Road Studios untuk DVD Live from Abbey Road pada Desember 2006. Penampilan mereka itu ditayangkan dalam sebuah episode satu sesi dengan Natasha Bedingfield dan Gipsy Kings pada Maret 2007 di Channel 4 (UK) dan Juni 2007 di Suncance Channel (USA).
Februari 1999, Bayley meninggalkan Iron Maiden dengan kedua pihak (Bayley dan Iron Maiden) sama-sama mengijinkannya. Pada waktu yang sama, Iron Maiden mengejutkan penggemar mereka ketika mengumumkan bahwa Bruce Dickinson dan gitaris Adrian Smith kembali ke band, dengan Janick Gers tetap di dalamnya. Iron Maiden jadi memiliki tiga gitaris dan reuni yang sukses besar, The Ed Hunter Tour. Tur ini juga didukung oleh perilisan Ed Hunter, sebuah permainan komputer, yang diambil dari nama maskot Iron Maiden, Eddie.
Pada tahun 1994, Iron Maiden mengaudisi ratusan vokalis, dari yang terkenal sampai yang tidak terkenal, sampai akhirnya memilih Blaze Bayley, mantan vokalis band Wolfsbane. Bayley memiliki karakter vocal yang berbeda dengan Bruce Dickinson, yang akhirnya mendapatkan penerimaan yang lebih beragam. Setelah dua tahun vakum (dan tiga tahun wakum tanpa memiliki rekaman baru) Iron Maiden kembali di tahun 1995. Merilis The X Factor, Iron Maiden memperoleh pencapaian terendah mereka di urutan tangga lagu UK sejak tahun 1981, hanya mencapai urutan 8. Penulis lagu mereka, Steve Harris, sedang mengalami masalah personal dengan pernikahannya pada saat itu, dan para penggemar serta kritikus merasakan nada di album itu sebagai releksi dari hal itu.Di dalam album tersebut terdapat lagu yang berdurasi 11 menit, ”Sign of the Cross”, lagu Iron Maiden terpanjang sejak yang sebelumnya “Rime of the Ancient Mariner”.
Juga terdapat lagu “Man on the Edge”, yang berdasarkan pada film Falling Down, dan “Lord of the Flies”, yang berdasar pada novel yang berjudul sama. Iron Maiden melakukan tur pada tahun 1995 dan 1996, sebelum akhirnya beristrahat dan merilis album The Best mereka, The Best of the Beast, kompilasi pertama Iron Maiden yang berisi satu single baru, “Virus”. Iron Maiden kembali ke studio untuk mengerjakan Virtual XI, yang kemudian dirilis pada tahun 1998. Album itu mtercatat sebagai album dengan penjualan terendah, gagal mencapai jumlah penjualan satu juta kopi untuk yang pertama kalinya dalam sejarah Iron Maiden.
Pada tahun 1989, setelah tur bersama Iron Maiden, gitaris mereka Adrian Smith merilis album solo dengan bandnya ASAP, yang berjudul Silver and Gold. Dalam waktu rehat ini, vokalis mereka Bruce Dickinson mulai mengerjakan album solo dengan Janick Gers, gitaris Gillan (band Ian Gillan, Deep Purple), merilis album Tattooed Millionaire pada tahun 1990.Segera sesudahnya, Iron Maiden berkumpul kembali untuk mengerjakan album baru, tapi ternyata Adrian Smith memilih untuk meninggalkan band karena kekurangan antusiasme. Janick Gers lah yang akhirnya dipilih untuk menggantikan Smith dan menjadi anggota baru Maiden pertama kalinya lagi setelah 7 tahun Iron Maiden tidak pernah ada pergantian susunan personil. Album No Prayer for the Dying, terilis pada Oktober 1990.
Iron Maiden pertama kalinya memperoleh urutan pertama di UK Singles Chart untuk single “Bring Your Daughter… to the Slaughter”, yang direkam oleh Dickinson untuk soundtrack film A Nightmare on Elm Street 5: The Dream Child. Single untuk lagu itu dirilis pada 24 Desember 1990, dan untuk pertama kalinya menjadi single yang dirilis dalam beberapa format berbeda dengan B-sides yang berbeda-beda. Single itu tercatat sebagai single yang tercepat mencapai nomor satu dan yang tercepat hilang lagi dari tangga lagu dalam beberapa pekan.
Kembalinya mereka dari liburan, Iron Maiden mengadopsi gaya yang berbeda pada album studio tahun 1986 yang mereka beri judul Somewhere in Time. Ini bukan sebuah album-konsep, meski demikian album ini bertema seputar time-travel dan tema-tema yang berhubungan dengan itu—sejarah, perjalanan waktu, dan perjalanan yang panjang. Album ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah Iron Maiden, menggunakan synthesizer pada bass dan gitar untuk menambah tekstur dan lapisan-lapisan pada sound mereka. Meskipun berbeda dari sound Iron Maiden pada normalnya, album ini diterima dengan baik oleh penggemarnya di seluruh dunia, terutama untuk single mereka “Wasted Years”.
Hasil eksperimen di Somewhere in Time tampak juga pada album Seventh Son of a Seventh Son yang rilis di tahun 1988 kemudian. Menambahkan eksprerimen, Maiden membuat itu menjadi sebuah album-konsep yang menceritakan kisah anak mistis, yang memiliki kekuatan clairvoyant (paranormal). Untuk pertama kalinya, Iron Maiden menggunakan keyboard dalam rekaman, yang bertentangan dengan synthesizer gitar pada album sebelumnya. Kritikus musik mengklaim eksperimen itu menghasilkan rilisan yang lebih banyak disukai. Album itu menjadi album kedua mereka yang menduduki peringkat 1 di tangga lagu UK. Dalam Donington Park Festival, 20 Agustus 1988, pengunjung mencapai 107.000 orang; jumlah pengunjung festival terbanyak sepanjang sejarah festival. Band lain yang juga tampil pada festival tersebut di antaranya adalah Kiss, David Lee Roth, Megadeth, Guns N’ Roses, dan Helloween.
Pada tahun 1990, untuk menutup tahun ke sepuluh mereka dalam merilis single-single, mereka merilis The First The Years, sebuah serial dari 10 CD dan dobel vinyy 12”. Antara 24 Februari dan 28 April 1990, dalam masing-masing seri yang dirilis, terdapat dua single Iron Maiden, termasuk B-sides.
Pada tahun 1981, Paul Di’Anno mulai menunjukkan kebiasaan self-destructive, dengan mulai menggunakan obat-obatan, meski Di’Anno sendiri tidak mengakuinya. Penampilannya mulai menjadi parah justru pada saat band ini mulai mencapai keberhasilan yang besar di Amerika. Pada akhir tahun 1981, Iron Maiden memecat Di Ano dan mencari vokalis baru.
Bruce Dickinson
Bruce Dickinson, dari band Samson, terpilih oleh Iron Maiden sebagai vokalis baru pada September 1981 dan segera bergabung dengan band tak lama kemudian. Dia langsung ikut dengan Iron Maiden pada tur-tur kecil. Untuk mengantisipasi album berikutnya, Iron Maiden memainkan lagu-lagu seperti “Children of the Damned”, “Run to the Hills”, “22 Acacia Avenue” dan “The Prisoner” pada pertunjukan mereka itu, untuk memperkenalkan sound baru yang akan mereka kerjakan kepada penggemar.
Debut Dickinson dengan Iron Maiden pada tahun 1982 adalah The Number of the Beast, album yang membawa Maiden pertama kalinya ke tangga lagu #1 di di UK Albums dan juga menjadi Top Ten di banyak Negara. Untuk kedua kalinya Iron Maiden melaksanakan tur, mengunjungi Amerika, Kanada, Jepang, Australia, UK, dan Jerman. Tour mereka di Amerika menjadi sebuah kontroversi ketika Iron Maiden diklaim sebagai Satanik oleh situasi politik Amerika yang saat itu konservatif, karena judul album mereka. Grup aktivis Kristen menghancurkan rekaman Maiden (bersama dengan itu juga Ozzy Osbourne) sebagai protes terhadap band.
Dickinson pada saat itu masih memiliki keterikatan kontrak dengan pihak manajemen Samson, dan tidak diijinkan untuk menambahkan namanya pada daftar penulis lagu band lain manapun. Bagaimana pun juga, ia masih bisa menyokong Iron Maiden dengan kreativitasnya pada banyak lagu. Dalam sebuah wawancana di Guitar Legends, dia mengklain bahwa dirinya berkontribusi pada tema lagu “Children of the Damned”, “The Prisoner”, dan “Run to the Hills” secara keseluruhan.
Sebuah audisi vokalis yang mereka adakan di pub Red Lion di Leytonstone menjadi sebuah kesempatan bagi mereka menemukan Paul Di’Anno. Steve Harris menyatakan, “Ada semacam kualitas unik pada suara Paul, sesuatu yang memilukan, atau apapun kamu ingin menyebut itu. Yang jelas itu yang membuat musik kami memiliki bentuk yang hebat.”
Iron Maiden kemudian main dari panggung ke panggung selama tiga tahun tanpa pernah merekam musik mereka sama sekali. Pada tahun baru 1978, mereka merekam sebuah demo, The Soundhouse Tapes. Yang berisi empat lagu saja, namun terjual lima ratus kopi dalam beberapa pekan. Satu track yang ada di dalam demo itu, “Prowler”, menempati nomor pertama pada tangga lagu Heavy Metal Soundhouse dalam majalah Sounds milik Neal Kay. Penampilan pertama dalam album ada di dalam kompilasi Metal for Muthas (rilis 15 Februari 1980) dengan dua versi awal lagu “Sanctuary” dan “Wrathchild”.
Iron Maiden dibentuk pada Natal tahun 1975,oleh bassis Steve Harris, tidak lama setelah ia meninggalkan band sebelumnya, Smiler. Harris memberikan bandnya nama dari apa yang ia dapat dalam film The Man in the Iron Mask adaptasi novel “The Vicomte de Bragelonne “, karya Alexander Dumas, yang ia tonton pada saat itu—yakni seperangkat alat penyiksaan dari abad 18, yang dalam bahasa Inggris disebut dengan nama iron maiden.
Dave Murray
Steve Harris dan Dave Murray (gitaris) tercatat sebagai personil Iron Maiden yang paling lama berada di dalam band. Vokalis paling pertama mereka, Paul Day, dipecat karena dianggap kurang energi dan stamina di panggung. Kemudian posisinya digantikan oleh Dennis Wilcock, seorang penggemar berat band Kiss yang menggunakan api, make-up, dan darah palsu dalam setiap pertunjukan. Teman Wilcock, Dave Murray, diajak bergabung untuk menggantikan gitaris mereka yang frustrasi, Dave Sullivan dan Terry Rance—yang menyebabkan Harris membubarkan bandnya untuk sementara waktu pada tahun 1976, meski akhirnya band itu segera terbentuk kembali setelah Dave Murray masuk sebagai gitaris tunggal.
Iron Maiden merekrut gitaris lainnya pada tahun 1977, Bob Sawyer—yang menyebabkan sebuah keretakan di antara Murray dan Wilcock—mendorong Harris untuk memecat Murray dan Sawyer. Sebuah gig (acara musik) kecil di Bridgehouse pada November 1977, dengan susunan personil sementara—Tony Moore pada keyboard, Terry Wapram pada gitar, dan Barry Purkis pada drum, disusul oleh keputusan Harris untuk memecat seluruh personilnya. Dave Murray kemudian ditarik kembali, dan dengan merekrut Doug Sampson sebagai drummer mereka.
Iron Maiden adalah band heavy metal asal dari Inggris, tepatnya dari Leyton di London Timur, yang terbentuk pada tahun 1975. Iron Maiden dikoordinatori oleh pendiri band ini, yang juga sekaligus pemain bass dan penulis lagu, Steve Harris. Sejak awal mula berdirinya sampai dengan saat ini, band ini telah merilis secara total keseluruhan tigapuluh lima album: empat belas album studio, sembilan album live, empat EP, dan delapan kompilasi. Sebagai pionir dari New Wave of British Heavy Metal, Iron Maiden mendulang kesuksesan sepanjang era 80an dan setelah beberapa kali perubahan susunan personil, meraih sejumlah penghargaan platinum dan emas. Itu termasuk album The Number of the Beast di tahun 1982, Piece of Mind di tahun 1983, Powerslave di tahun 1986, album live Live After Death di tahun 1985, Somewhere Im Time di tahun 1986, dan Seventh Son of a Seventh Son di tahun 1988. Album terakhir mereka, A Matter of Life and Death, rilis di tahun 2006 dan mencapai nomor urut sembilan di Billboard 200 dan nomor empat di UK. Album itu memperoleh sertifikasi emas di UK. A Matter of Life and Death juga salah satu dari beberapa album music rock yang mendapatkan sertifikasi platinum di India.
Sebagai salah satu dari band heavy metal tersukses hingga saat ini, Iron Maiden telah menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia, termasuk 75 juta album melalui label EMI Records. Iron Maiden memenangkan Ivon Novello Awards sebagai pencapaian internasional di tahun 2002, dan juga didaftarkan pada “Hollywood Rock Walk”–sebuah “Hall of Fame” yang dibuat sebagai penghormatan kepada lebih dari 170 musisi dan artis, termasuk Black Sabbath, Aerosmith, Judas Priest atas pengaruh mereka pada sejarah industri musik– di Sunset Boulevard, Los Angeles, California pada tur mereka di Amerika tahun 2005. Band-band yang mempengaruhi music mereka termasuk di dalamnya: Black Sabbath, Led Zeppelin, The Who, Thin Lizzy, UFO, Deep Purple, Queen, Uriah Heep, dan Wishbone Ash. Sampai dengan Oktober 2009, Iron Maiden telah tampil di 2000 pertunjukan live di sepanjang karir mereka yang mengagumkan.